Sejarah Singkat

Lahirnya gagasan pendirian perguruan tinggi Islam di Garut dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas sumber daya manusia di kabupaten Garut khususnya yang mendalami Ilmu Agama Islam di tingkat Perguruan Tinggi. Di samping itu, munculnya berbagai informasi akan didirikannya Perguruan Tinggi non Islam membuat sejumlah tokoh daerah ini terpanggil dan mengambil langkah cepat untuk segera merintis berdirinya Perguruan Tinggi Islam. Sebagai langkah awal,  dirintislah Perguruan Tinggi Islam Siliwangi Garut Cabang Bandung pada tahun 1973. Dengan demikian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Siliwangi Garut merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten yang berada di Kabupaten Garut yang didirikan dan dikembangkan oleh para tokoh masyarakat sejak 38 tahun lalu.

       Saat pertama didirikan, nama perguruan tinggi ini adalah Perguruan Tinggi Islam (PTI) Siliwangi Cabang Bandung. Kemudian pada tahun 1976 memisahkan diri secara kelembagaan dan nama Siliwangi tetap melekat pada PTI ini sehingga namanya menjadi Perguruan Tinggi Islam (PTI)  Siliwangi Garut, lalu pada tahun 1988 mengubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Siliwangi Garut dan berubah lagi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Siliwangi Garut  sejak tahun 1994. Sampai dengan perkembangannya sekarang, tiada lain merupakan hasil perjuangan kerasyang dilakukan sejumlah tokoh umat Islam yang ada di daerah Garut.

      Dengan digulirkannya kebijakan pemerintah untuk mengembangkan Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS)  ternyata selanjutnya menjadi peluang tersendiri bagi STAI Siliwangi Garut untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain. Sejak itu pula STAI Siliwangi Garut melengkapi diri dengan mendirikan sebuah Yayasan dengan nama “Yayasan Al-Mu’awanah Garut” di bawah Akta Notaris Aam Warlimah, SH tanggal 02 Maret 1976 No. 02 terdaftar di Pengadilan Tinggi Garut pada hari Senin, 08 Maret 1976 dengan Nomor 12/1976 Reg.Pers.PN Garut, dan kemudian diperbaharui lagi dengan Notaris yang sama, Aam Warlimah, SH, pada hari Senin Tanggal 25 Maret 2002 Nomor 24.

Perkembangan STAI SIliwangi Garut

STAI Siliwangi Garut berjalan sejak tanggal 26 Juni 1973 dengan status terdaftar berdasarkan SK Ditjen Bimas Islam Ditpertais Departemen Agama RI No. D.V/256/76 tanggal 07 Desember 1976. Kemudian Keputusan Direktur Perguruan Tinggi Agama Islam tanggal 22 Juli 1983 No : Kep.E.III/PP.00.9/208/83, dan Surat Keputusan Menteri Agama No. 219 tahun 1988 tanggal 01 Desember 1988. Selanjutnya Surat Keputusan Menteri Agama No. 511 tahun 1994 tanggal 29 November 1994 dan terakreditasi No. 012/BAN-PT/Ak-IV/VI/2000 dengan peringkat B nilai 557 tanggal 23 Juni 2000 dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (BAN-PT Depdiknas). Kemudian terakreditasi pada tahun 2009 dengan Nomor 005/BAN-PT/Ak-XII/S1/IV/2009  tanggal 24-04-2009.

Untuk Lebih Jelasnya terinci sebagai berikut:

Tahun Nama Keterangan
1973 – 1976 Perguruan Tinggi Islam Siliwangi Bandung di Garut Masa Rintisan
1976 – 1983 Perguruan Tinggi Islam Siliwangi Garut Status Terdaftar
1983 – 1994 Perguruan Tinggi Ilmu Tarbiyah Siliwangi Garut Status Terdaftar
1994 – 2000 Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Garut Status Terdaftar
2000 – Sekarang Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Garut Terakreditasi

STAI Siliwangi Garut menyelenggarakan program Sarjana Muda sejak rintisan sampai dengan tahun 1987 dan menyelenggarakan program Sarjana penuh (S1) sejak tahun 1988 hingga sekarang.

STAI Siliwangi Garut yang mulai dirintis tahun 1976, kini telah mendapat pengakuan dengan maksud untuk mempersiapkan sarjana-sarjana sebagai tenaga ahli dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang mampu memberikan pengertian, menanamkan kesadaran, dan membimbing amalan kepada masyarakat yang selanjutnya membantu pemerintah dalam usaha melaksanakan pendidikan nasional.

 Kampus STAI Siliwangi Garut terletak di Jl. Raya Leles No. 117 Leles Garut Jawa Barat dengan nomor  telepon (0262) 455000. Berdiri di atas tanah seluas 2 (dua) hektare (20.000 m2) dan juga masih tersedia lahan siap bangun seluas 2 hektar yang jaraknya hanya kurang lebih 50 meter dari lokasi kampus utama (hanya dipisahkan jalan raya). Status lokasi tanah ini berstatus miliki keluarga (Alm) KH. Achmad Noerdin (sebagian telah menjadi tanah wakaf). Tanah ini dibeli secara mencicil dari CV. Haruman. Sedangkan bangunan kampus STAI Siliwangi Garut semula adalah bangunan CV. haruman yang didirikan pada tahun 1976 dan sempat mengalami kerusakan berat ketika Gunung Galunggung yang meletus pada tahun 1982.